Adabeberapa keunggulan aki asli dari pabrikan motor, yakni sebagai berikut: 1. Tanpa saluran pembuangan gas (Vent plug) Aki asli pabrikan menggunakan bahan grid lead calcium alloys sehingga gas hasil reaksi dapat diubah menjadi cairan. Jadi tidak perlu ada saluran pembuangan gas atau biasa disebut vent plug. 2. Berbagaiinformasi mengenai Cara Menggunakan 2 Aki Dalam 1 Motor. Kelebihan Menggunakan Aki Berampere Besar Rpmsu 7njy. Bangkit Jaya Putra 30 Jun, 2022 Contents1. Hindari Pemasangan Aksesori Kelistrikan2. Pastikan Voltase Aki Sesuai dengan Standar3. Pastikan Tak Ada Kotoran dan Kerak4. Hindari Penggunaan Starter Elektrik Secara Paksa5. Pastikan Kunci Kontak dalam Posisi Off6. Rutin Memanaskan Mesin Motor7. Pakai Aki Sesuai SpesifikasiAki jadi salah satu komponen penting dalam kendaraan, dia memiliki fungsi yang sangat vital karena berkaitan dengan kelistrikan. Di sepeda motor modern, tanpa adanya aki mustahil motor bisa digunakan secara normal. Nah mengingat fungsinya yang penting, sebagai pengendara sudah seharusnya perlu memahami dan memperhatikan dengan baik perihal cara merawat aki. Jangan sampai sebelum masa pakainya habis, Anda sudah harus mengganti aki baru yang secara harga bisa dibilang tak murah. "Terdapat 2 tipe aki yang biasa digunakan pada sepeda motor yaitu tipe aki basah dan kering. Aki yang pada umumnya digunakan sepeda motor injeksi saat ini adalah aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut Maintenance Free MF, karena perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan tipe aki basah dimana pengendara wajib melakukan pengecekan level ketinggian air aki, jika kurang harus ditambah sampai garis batas maksimal," jelas Yamaha Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu 29/6. Lewat artikel ini PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing YIMM mengajak pengendara dan masyarakat untuk memahami cara perawatan aki yang baik. Lantas bagaimana perawatan yang baik dan benar terhadap komponen aki sepeda motor? Yuk simak 7 langkah merawat aki ala Yamaha Indonesia seperti di bawah ini. 1. Hindari Pemasangan Aksesori Kelistrikan Konsumen motor sekarang gemar menggunakan aksesori motor, namun jika memakai aksesori yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi. Demi keamanan, keselamatan, serta umur pakai aki sebaiknya hindari pemasangan aksesori kelistrikan yang tak sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Baca juga Cuma Modal Segini Bikin CVT Motor Matik Kamu Anti Gredek 2. Pastikan Voltase Aki Sesuai dengan Standar Baik tipe aki kering atau basah memiliki voltase masing-masing. Pastikan voltase pada aki sesuai dengan batas normal kendaraan. Anda bisa mengeceknya di buku manual atau panduan kendaraan masing-masing. Perlu dicatat jika voltase di bawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya dicas kembali. 3. Pastikan Tak Ada Kotoran dan Kerak Pada aki tipe basah maupun kering kerap punya permasalahan sama, yaitu muncul serbuk putih di bagian kepala aki. Kondisi ini bisa berdampak pada kelancaran arus listrik. Untuk diketahui munculnya kerak atau serbuk putih di terminal kepala aki disebabkan oleh oksidasi. Lebih jelasnya kemunculan serbuk putih dan kerak pada kepala aki berasal dari penguapan cairan aki yang mengandung asam sulfat H2S04. Aki yang dibiarkan kotor dan berkerak dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa sistem. Bahkan dalam beberapa kasus membuat sepeda motor tidak berfungsi atau mogok. 4. Hindari Penggunaan Starter Elektrik Secara Paksa Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter elektrik karena akan membuat aki soak. Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut. 5. Pastikan Kunci Kontak dalam Posisi Off Yang kelima adalah memastikan kunci kontak kendaraan dalam posisi off. Sebab ketika kunci kontak on tapi mesin sepeda motor tidak menyala akan mengambil daya aki secara cepat. Alhasil aki akan cepat soak dan penggunaanya akan jadi tidak normal. Maka dari itu sangat penting menjaga motor meskipun dari hal-hal sepele. 6. Rutin Memanaskan Mesin Motor Pemilik sepeda motor disarankan meluangkan waktu untuk sekadar memanaskan mesin motor setiap hari. Jika terlalu repot minimal 3 kali dalam seminggu. Kemudian usahakan sepeda motor untuk tetap digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak pakai untuk kebutuhan mobilitas. Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negatif pada aki agar aki lebih tahan lama. 7. Pakai Aki Sesuai Spesifikasi Yang terakhir dan paling penting, pastikan aki yang Anda gunakan di sepeda motor kesayangan memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kendaraan. Sebab jika menggunakan aki yang tak sesuai rekomendasi pabrikan, kemungkinan kelebihan arus atau tak kuat mengangkat listrik kendaraan bisa saja terjadi. Perlu dicatat juga, setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Karena meskipun dicas ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus. Jika hal tersebut terjadi gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan Adapun untuk gejala soak pada aki biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total. Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan. Kit/Tom Baca juga Beda dengan Rem Cakram, Ini Cara Merawat Rem Tromol Bangkit Jaya Putra 30 Jun, 2022 GIIAS 2022 IIMS 2023 Terbaru Populer Anda mungkin juga tertarik Terbaru Yang Akan Datang Populer Video Motor Terbaru di Oto Tonton Video Motor Artikel Motor dari Zigwheels Motovaganza Tips Review Artikel Feature Home Rest Area Jum'at, 27 Agustus 2021 - 0103 WIBloading... Aki merupakan komponen penting yang ada pada setiap kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Foto/dok A A A JAKARTA - Aki merupakan komponen penting yang ada pada setiap kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya komponen tersebut berfungsi untuk memberikan dan mendukung arus parts ini mengalami keausan atau bahkan rusak dan soak maka kinerja arus kelistrikan kendaraan bakal terganggu. Anda mesti mengetahui lebih lanjut terkait keawetan aki motor yang ternyata terdapat 5 faktor yang mesti Anda perhatikan supaya aki kendaraan Anda dapat awet dan tidak cepat rusak,aus dan soak. Baca Juga Berikut ini dirangkum dari laman resmi Suzuki 26/8/2021, mengenai 5 faktor yang menentukan keawetan aki kendaraan 1. Pemasangan aki di motor Anda pertama kaliCara Anda memasang aki pertama kali pada motor bisa berpengaruh terhadap kualitas aki kedepannya. Namun hal tersebut hanya berlaku untuk Anda yang membeli dan menggunakan aki bekas. Liat dan cek terlebih dahulu kondisi aki bekas yang Anda ingin beli/ miliki. Perhatikan tegangan, takaran air aki Samakan dengan spesifikasi kendaraanPerlu Anda ketahu bahwa tidak semua aki cocok untuk kendaraan Anda. Maka Ini juga merupakan faktor untuk menentukan keawetan aki Anda loh. Hal itu dilihat melalui patokan spesifikasi kendaraan Anda. Apabila aki tidak sesuai pada spesifikasi kendaraan maka umur pemakaian aki menjadi lebih pendek. Baca Juga Jika Anda tidak mengetahui dengan jelas, maka Anda bisa menanyakan kepada toko terpecaya supaya diberikan rekomendasi aki yang tepat untuk kendaraan Anda. perawatan mobil dan motor perawatan motor merawat motor Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 2 jam yang lalu 4 jam yang lalu 6 jam yang lalu 6 jam yang lalu 13 jam yang lalu 14 jam yang lalu

pemasangan 2 aki pada motor